Keren, ganteng, kaya, dan populer. Itulah kata-kata yang bisa
mendeskripsikan Super Junior. Super Junior atau lebih dikenal dengan
SuJu atau SJ adalah sebuah grup boyband asal korea yang beranggotakan 13
orang cowok. Masih ingat kan ketika SuJu datang ke Indonesia? Betapa
dahsyatnya kedatangan mereka, sampai-sampai para remaja (terutama remaja
putri) rela mengantri berhari-hari untuk mendapatkan tiket konser SuJu
agar bisa melihat secara langsung performance Super Junior.
image source : http://www.kapanlagi.com
image source : http://www.sipenggot.blogspot.com
Itu baru sebagian kecil dari kehebatan Kapitalisme (english :
capitalism). Sebenarnya kalau tidak nonton SuJu juga dunia tidak akan
kiamat sih, tapi di kalangan remaja zaman sekarang, sepertinya kalau
nggak nonoton SuJu itu berarti nggak gaul dan ketinggaalan zaman.
image source : http://www.dakwatuna.com
Sekarang, mari kita bahas tentang Perbankan Syariah. Semua orang
pasti sudah mendengar istilah ini, termasuk kalangan remaja. Ada yang
tau apa pengertian dari perbankan syariah? Perbankan Syariah (Arab: المصرفية الإسلامية al-Mashrafiyah al-Islamiyah) adalah suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam (syariah) (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Perbankan_syariah).
Bank Syariah didirikan untuk menghindari riba yang terdapat pada
produk-produk perbankan dan investasi-investasi haram lainnya.
Meskipun sudah ada bank syariah, tetapi kok bank syariah masih kurang
populer dibandingkan dengan bank konvensional? Malah masih lebih
populer Super Junior dibanding Perbankan Syariah. Apalagi di kalangan
para remaja. Eh, tapi kenapa remaja? Kenapa remaja harus mengetahui dan
memahami tentang perbankan syariah?
Sebagai generasi penerus bangsa, remaja punya peran penting dalam
merenovasi, mengembangkan, dan meng-organize faktor-faktor penentu
perubahan negeri ini, terutama di bidang ekonomi. Maka dari itu, remaja
yang berminat di bidang ini punya peran penting dalam perkembangan
perbankan syariah.
Sekarang, bank-bank syariah seperti dikhususkan buat masyarakat usia
dewasa. Kalangan remaja seakan nggak tersentuh oleh hal-hal tentang
perbankan syariah. Makanya, remaja jadi nggak tau dan jadi kurang
tertarik dengan perbankan syariah.
Dalam bidang pendidikan aja, bank syariah udah kalah sama bank
konvensional. Pelajaran ekonomi yang ada di sekolah itu ekonomi
konvensional. Pernah ada daerah yang menerapkan mata pelajaran ekonomi
syariah pada kurikulum SMP (Kota Tasikmalaya/daerah asalku sendiri,hehe
). Tetapi malah banyak yang kontra dan sekarang mata pelajaran ekonomi
syariah di Kota Tasikmalaya udah diganti lagi jadi ekonomi konvensional.
Sayang banget kan?
Sekarang sudah ada perguruan tinggi yang nawarin jurusan perbankan
syariah dan akuntansi syariah. Salah satunya yaitu Sekolah Tinggi
Ekonomi Islam SEBI. Tapi akan lebih bagus lagi kalau sebelum belajar hal
ini di perkuliahan, remaja sudah belajar di tingkat sekolah. Kalau aja
sistem ekonomi syariah, terutama perbankan syariah bisa ambil bagian
dalam kurikulum, bukan nggak mungkin bank syariah jadi pilihan utama
buat nabung, berinvestasi, dsb.
Dalam hal promosi kepada remaja, bank syariah perlu sedikit
mengadaptasi dari dunia kapitalisme. Seperti yang dilakukan manajemen
Super Junior. Di dalam manajemen pasti ada tim marketing yang bekerja
untuk memahami fenomena di masyarakat. Apa yang lagi nge-trend di
kalangan remaja, dan apa yang ngebuat remaja ngerasa diri mereka
terangkat kalau menjadi fans SuJu. Ini berarti remaja dijadikan objek
promosi, sehingga terbukti hasilnya pun SuJu begitu populer dan
disanjung para remaja. Promosi bisa dengan menginformasikan hal-hal yang
positif kalau menggunakan bank syariah secara intensif, sedikit demi
sedikit hati remaja akan tergerak untuk berkecimpung di dunia perbankan
syariah. Juga bisa dilakuin dengan promosi inovatif lainnya.
Nah pemirsahh…sekian dulu ya dari aku..
Kita semua berharap kalau perbankan syariah akan menjadi pilar penting di Negara kita tercinta ini. Tentunya dengan remaja yang beranjak dewasa yang akan memegang tongkat estafet untuk mengelola perbankan syariah.
Kita semua berharap kalau perbankan syariah akan menjadi pilar penting di Negara kita tercinta ini. Tentunya dengan remaja yang beranjak dewasa yang akan memegang tongkat estafet untuk mengelola perbankan syariah.
Sampai jumpa di postingan berikutnya.. 
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

0 comments:
Post a Comment